0

​Growth spurts terjadi kepada seluruh bayi, baik yang menerima ASI maupun susu formula. Pada masa-masa itu, buah hati akan sangat rewel meski kita lihat ciri-ciri fisiknya sehat. Tangisannya berhenti ketika disodorkan ASI.
Tidak heran, ketika growth spurts, bayi akan menempel terus pada ibu karena minta menyusu. Bayi tampak lapar terus. Kalau biasanya bayi menyusu 3 jam sekali, saat GS (growth spurts, Red), frekuensinya bisa dua kali lipat. Begitu dilepas dari payudara ibu, rewel
.GS biasanya terjadi pada 12 bulan pertama kehidupannya, diawali dari beberapa hari setelah si kecil lahir (sekitar hari ke-7-10), lalu di minggu ke-2, ke-3, ke-4, ke-6, dan berlanjut lagi di usia 3 bulan, 4 bulan, 6 bulan, dan 9 bulan.
Namun, ini hanyalah panduan. Beberapa bayi yang mengalami GS juga bisa berlangsung di waktu- waktu yang lainnya. GS tidak berhenti saat anak sudah berusia 1 tahun, GS bisa datang secara periodik saat si kecil berusia balita hingga remaja. Semua bayi pasti akan mengalami GS.
Mengapa disebut dengan percepatan pertumbuhan? Bayi ‘didorong’ untuk tumbuh lebih cepat dari biasanya sehingga membutuhkan asupan ASI lebih banyak, tetapi sayangnya banyak bunda yang justru berpikir bahwa ASI yang bunda hasilkan sedikit karena si kecil menyusu lebih sering dari biasanya (baik itu siang dan malam) serta rewel.
Periode GS kadang bisa membuat frustasi bagi bunda, tapi bunda harus tetap tenang dan selalu ingat bahwa periode GS bersifat sementara dan merupakan salah satu periode penting dalam pertumbuhan si kecil.
Ciri-ciri bayi yang sedang mengalami GS
Bayi menyusu lebih sering dari biasanya. Hal ini bisa terjadi setiap jamnya.

Bayi lebih rewel dari biasanya di siang dan malam hari.

Bayi mengubah pola tidurnya lebih sering terbangun tengah malam, bahkan di beberapa bayi mereka tidak tidur sama sekali.

GS pada beberapa bayi justru ditandai dengan si kecil yang lebih banyak tidur. Bunda tidak perlu khawatir dengan hal ini, biarkan bayi untuk tidur sesukanya. Bagi bayi yang masih berumur 2 minggu, bunda bisa membangunkannya untuk disusui setidaknya 2 jam sekali.

Gejala GS berlangsung selama 2-3 hari. Pada beberapa kasus, ada bayi yang mengalami GS sampai 1 minggu. Setelah periode GS, bayi akan tidur lebih tenang dan lebih lama selama 1-2 hari, seolah-olah dia letih sehabis bekerja keras.
Tip menghadapi bayi yang sedang mengalami GS.
Bunda kadang bertanya apakah si kecil sudah cukup mendapatkan ASI atau tidak? Siasati dengan mengajak si kecil untuk berjalan-jalan setelah menyusu. Jika si kecil kenyang, maka dia akan tertidur setelah dibawa berjalan. Namun, si kecil menangis jika mungkin dia masih merasa lapar.

Jangan berikan suplemen tambahan apa pun seperti susu formula atau MP-ASI dini saat bayi sedang GS. Penambahan suplemen tersebut justru akan mengurangi permintaan ASI dari bayi dan berakibat berkurangnya produksi ASI yang bunda hasilkan.

Gendonglah si kecil dengan kain untuk memudahkan bunda. Menggendong dengan kain bisa membuat tangan bunda bergerak bebas dan lebih mudah menyusui sesuai dengan permintaan bayi.

Bunda mungkin akan merasa lebih capek dan lelah selama periode GS ini. Hal ini diakibatkan tubuh bunda sedang memproduksi ASI yang lebih banyak untuk si kecil. Oleh karena, perbanyaklah mengonsumsi makanan bergizi, cukupi asupan cairan, dan istirahat yang cukup.

Selalu ingat bahwa produksi ASI bunda akan bertambah sesuai dengan permintaan si kecil selama periode GS. Semakin sering bayi menyusui, maka semakin banyak juga ASI yang akan dihasilkan.,

Perhatikan tanda bahwa bayi cukup ASI, yaitu kenaikan bobot badan bayi pada grafik pertumbuhan, frekuensi BAK minimal 6 kali sehari, serta frekuensi BAB bayi sering pada awal-awal kehidupannya dan menjadi jarang mulai usia 40 hari.

Tetap tenang dan percaya diri ya,..

Percayalah bahwa ASI anda cukup dan pasti cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi , meskipun bayi saat ini sedang mengalami fase percepatan pertumbuhan. Singkirkan pikiran negative: ASI anda tidak cukup, berkurang, hanya sedikit, sehingga bayi menjadi rewel atau menangis terus walaupun telah disusui.

Ingatlah prinsip produksi ASI: Semakin sering disusukan/dikeluarkan, semakin banyak produksinya. Pada fase percepatan pertumbuhan, bayi sedang membantu ibu untuk mempersiapakn sejumlah ASI yang diperlukan untuk usianya, karena itu bayi ‘memancing’ payudara ibu untuk terus berproduksi. Ayo, berfikirlah secara positif!

Susuilah bayi kapanpun dan semau bayi. Biarkan bayi anda menyusu sebanyak dan selama yang diinginkannya. Dengan terus menerus menyusui bayi maka payudara anda akan terstimulasi untuk menghaslkan (memproduksi) ASI yang lebih banyak lagi.

Tetaplah menjaga asupan makanan dengan gizi seimbang, dan perbanyak asupan cairan untuk membantu menjaga produksi ASI dan stamina ibu menyusui.

Selalu tanamkan mindset bahwa produksi ASI akan semakin banyak karena bayi terus menyusu

Bundakita.com

0

Bayi 1 Bulan: Mulai Mengenali Suara Orang Tua

Selamat 1 Bulan sayang… 

Bayi 1 Bulan: Mulai Mengenali Suara Orang Tua

     

Bayi 1 bulan memang masih banyak menghabiskan waktunya dengan tidur. Namun otaknya telah mulai berkembang pesat sehingga perlu sering diajak berkomunikasi.
Pada usia ini memang belum banyak perkembangan yang terlihat, namun bukan berarti si Kecil tidak perlu diajak berinteraksi. Justru di masa-masa ini dia perlu mendapat rangsangan cukup agar mampu berkembang secara optimal. Mengenali hal-hal apa yang umumnya dikuasai bayi seusianya dapat menjadi panduan Anda dalam merawat si Buah Hati.

Berat bayi Anda bisa jadi akan sedikit menurun di masa awal setelah kelahiran. Namun bobot bayi baru lahir akan kembali naik dalam 10-12 hari. Setelah itu, kebanyakan akan mengalami pertambahan berat badan sebanyak 113-227 gram tiap minggu dan bertambah panjang 2,5-3,5 cm di bulan pertama.
Kemampuan Motorik

Anda dapat merasakan tangannya yang mencengkeram tangan atau pakaian Anda dengan kencang. Berikut beberapa kemampuan lain yang pada umumnya dimiliki bayi 1 bulan.
Pada usia 2 minggu, bayi dapat fokus memperhatikan obyek yang berada pada jarak 20-35 cm. Menggerakkan wajah Anda ke kiri dan ke kanan akan melatih otot matanya untuk fokus dan mengikuti pergerakan obyek.

Bayi memang sebaiknya tidur dalam posisi telentang. Namun ada baiknya di saat terbangun, bayi yang berusia sekitar 3 minggu ke atas ditelungkupkan untuk memperkuat otot leher mereka. Posisi ini juga dibutuhkan bayi untuk belajar merangkak, berguling, dan persiapan duduk. Pada waktunya, sistem saraf dan kontrol ototnya akan makin matang sehingga gerakannya semakin luwes.

Bayi secara alami terbiasa untuk mengisap. Sehingga dia akan sering terlihat ingin mengisap jari-jari tangannya sendiri. Menempatkan dot dapat membantu jika dia sedang ingin mengisap, tapi tidak sedang haus

Pada usia 4 minggu, bayi mulai belajar dan mengeksplorasi bagaimana tangan dan kakinya dapat bergerak sebagai bagian dari tubuhnya, termasuk anggota tubuh lain.

Pada usia 1 bulan, dia sudah dapat menggeleng-gelengkan kepala dalam posisi telungkup.

Kemampuan Bicara

Pengalaman pertama bayi untuk belajar bicara adalah dengan mendengarkan Anda dan orang-orang di sekitarnya bicara. Maka pastikan Anda terus mengajaknya bicara meski dia belum dapat memahami apa pun perkataan Anda.
Bayi dapat mengeluarkan suara “ah” ketika melihat wajah dan mendengar suara Anda.
Saat dia menangis, Anda sewajarnya datang untuk memenuhi kebutuhannya. Pada saat-saat ini, bayi akan belajar bahwa dia mulai dapat berkomunikasi.

Kemampuan Sosial

Bayi 1 bulan senang melihat wajah orang-orang di sekelilingnya. Bayi mulai mengenali orang tuanya pada usia 2 minggu. Dia juga dapat berinteraksi dengan cara-cara berikut.
Bayi 1 bulan dapat fokus memperhatikan wajah yang berada dekat dengan pandangannya. Dia mulai memperhatikan mimik wajah orang-orang.

Dia kadang-kadang terkejut saat mendengar suara kencang atau bahkan merespons dengan tangisan.

Menjelang usia sebulan, sebagian bayi bisa jadi mulai mampu menunjukkan ekspresinya dengan tertawa, mengeluarkan suara-suara, atau bergumam. Hal tersebut menjadi caranya untuk berkomunikasi. Pastikan Anda juga merespons ekspresinya.

Si Kecil dapat mendengarkan Anda sedang berbincang dengan orang di sekeliling. Dia juga belajar untuk bicara dengan mendengarkan suara yang Anda ucapkan kepadanya.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan

Setelah bayi lahir, dokter atau orang tua akan memotong tali pusat sehingga meninggalkan pangkalnya yang menggantung pada pusar. Tali pusat ini akan puput dalam beberapa hari atau minggu. Pada saat tali pusatnya masih ada, pastikan area sekitar ini tetap kering sehingga bayi sebaiknya dimandikan sementara waktu dengan washlap.
Jika dia menangis nonstop lebih dari tiga jam dan hal ini berlangsung pada lebih dari tiga hari dalam sepekan tanpa alasan yang jelas, terdapat kemungkinan dia mengalami kolik. Kondisi ini ditandai dengan kakinya yang naik-turun dan sering kentut. Tangisan panjangnya biasa terjadi pada sore hari sekitar pukul 18.00 ke atas. Untungnya, sekitar 90 persen kolik akan hilang setelah mencapai usia 4 bulan.
Selain kolik, umumnya bayi memang akan sedikit rewel pada sore hari karena dalam sehari bisa jadi dia kelelahan dalam merespons banyak hal, seperti suara dan orang-orang yang berlalu-lalang di sekelilingnya. Anda dapat menenangkannya dengan pijatan lembut, memeluknya atau  dengan menimang bayinya.
Butuh waktu baginya untuk menyesuaikan diri dengan dunia luar setelah sekian lama berada di dalam rahim yang nyaman. Namun pada dasarnya, otak bayi berkembang sangat pesat. Tiap kali berinteraksi, kemampuan bayi Anda akan berkembang dalam hal cara berpikir, mengingat, dan belajar.
Anda dapat merangsang perkembangan sosialnya dengan berbicara dengannya dalam jarak dekat sambil memandang mata untuk melatih si Kecil fokus mendengarkan. Penelitian menemukan bahwa bayi yang diajak berkomunikasi lebih cepat belajar di masa yang akan datang dibandingkan yang tidak diajak berinteraksi.

0

Langkah Memberikan ASI Perah yang Telah di Simpan dalam Lemari Pendingin


Langkah Memberikan ASI Perah yang Telah di Simpan dalam Lemari Pendingin

Jika anda termasuk seorang wanita yang harus melakukan kegiatan di luar rumah, atau anda harus kembali bekerja namun tetap ingin memberikan ASI secara eksklusif kepada bayi anda. Namun anda tidak perlu cemas, anda dapat mengatasinya dengan Air Susu Ibu Perah atau ASIP. Ada beberapa hal yang penting untuk anda ketahui, yaitu cara yang benar dalam menyimpan juga memberikan ASI perah tersebut. Anda juga harus mengetahui cara penyimpanan ASI perah yang benar.

Jika terjadi kesalahan pada penyimpanan dapat menyebabkan ASI perah tersebut rusak dan menurunnya kualitas ASI. Selain itu cara pemberian ASI perah yang salah, dapat menyebabkan bayi tidak ingin menyusui langsung pada ibunya. Sebelum ASI perah ini diberikan pada bayi, ASI perah yang telah disimpan dalam lemari pendingin diharuskan untuk melalui tahapan ini :
1.    Ambilah ASI perah yang telah disimpan sesuai waktu pemerahan ASI atau ASI yang paling pertama diperah harus terlebih dulu diberikan.
2.    Jika ASI perah telah disimpan dalam lemari pendingin, maka anda hanya perlu menghangatkan dengan memasukan botol pada wadah yang berisikan air hangat sekitar 15 menit, kemudian kocok perlahan.
3.    Untuk ASI perah yang sudah beku atau sebelumnya disimpan di dalam freezer, maka sebaiknya cairkan dulu ASI perah tersebut dalam lemari pendingin sekitar 12 jam. Letakkan botol ASI perah di dalam lemari pendingin semalaman sebelum ASI perah tersebut dibutuhkan. Hindari mencairkan ASI perah dalam suhu kamar. ASI perah yang telah dipanaskan tidak bisa kembali dibekukan, namun masih bisa disimpan pada lemari pendingin sekitar 24 jam.
4.    Jika cara pencairan cepat sangat diperlukan, anda dapat mencairkan ASI peras dengan dialiri air atau dengan cara direndam oleh air. Peganglah botol ASI perah di bawah air yang mengalirdengan suhu ruang kemudian tingkatkan temperatur pada air secara berkala sampai ASI perah mencair. Atau anda dapat meletakan botol ASI perah ke dalam wadah yang berisi air bersuhu ruang, kemudian ganti air rendaman tersebut beberapa kali menggunakan air yang sedikit lebih hangat sampai ASI perah mencair. Perubahan suhu air yang bertahap sangat berguna bagi kandungan ASI di dalamnya. ASI perah yang telah dicairkan ini hanya dapat disimpan pada lemari pendingin maksimal 4 jam.

 

5.    Selain dengan menggunakan wadah dengan air hangat, cara mencairkan ASI perah yang cepat anda dapat menggunakan alat bottle warmer. Jika anda hendak menggunakan alat tersebut sebaiknya anda memperhatikan cara kerjanya. Pastikan suhu berubah secara bertahap, dengan alat yang telah diuji pada ASI. Setelah ASI perah terasa hangat, segera keluarkan dan jangan terus menerus dihangatkan.
6.    ASI perah sangat tidak dianjurkan untuk dipanaskan menggunakan microwave ataupun dipanaskan menggunakan kompor seperti di rebus. Cara tersebut bisa membuat kandungan ASI perah berubah. Hal tersebut juga dapat membuat mulut dan kerongkongan bayi terbakar.
7.    Sebenarnya ASI perah tidak diharuskan untuk dipanaskan, namun biasanya ini dipengaruhi kebiasaan yang ada dalam keluarga. Bayi dengan sendirinya akan menunjukan apa yang ia suka, baik ASI perah yang hangat maupun dingin.
8.    Biasakan membuang ASI perah yang tersisa, sisa dari asi tersebut jangan diberikan kembali pada bayi dalam waktu minum yang berbeda, dan jangan juga menyimpan kembali dalam lemari pendingin ataupun di hangatkan kembali. Jika bayi sering menyisakan ASI perahnya maka hangatkan ASI perah seperlunya, kemudian sisanya dapat anda simpan kembali dalam lemari pedingin bukan di dalam freezer.
9.    Sebaiknya anda memberikan ASI perah menggunakan sendok yang kecil secara perlahan.

Copyright © 2016, Bidanku.com. All Rights Reserved

0

Hasil ctg nya kurang bagus😭

Si dede stress.. Ini karna mama nya abis nangis.. Kangen sm papa nya😭

Skrg lg di oksigen.. Nanti ctg ulang.. Kalo hasilnya msh kurang Bagus.. Harus segera cesar😭

Mohon do’anya yaa
Sayang nya mama.. Soleh nya mama.. Semangatt yaa sayang..semangat bareng mama.. 

0

apa dan bagaimana kepala bayi sudah masuk panggul?

​Dalam beberapa minggu ini di FB dan Fanpages Bidan Kita, maupun di Fb Group Gentle Birth Untuk Semua, para bunda menanyakan dan mengungkapkan tentang kondisi kehamilannya dimana kepala janin belum masuk panggul padahal umur kehamilan mereka sudah memasuki trimester ke tiga. Karena memang pada trimestrer ketiga akhir, seharusnya kepala janin sudah masuk panggul.
Saat kepala janin turun ke dalam panggul Anda, seberapa jauh ia telah turun diukur dengan istilah  ‘stasiun/stage ( level spina ischiadica )” mulai dari 0 sampai 5. “0 Station” (“Zero Station”) berarti bahwa puncak kepala telah mengalami desensus atau penurunan setinggi spina ischiadica. Keadaan ini umumnya disebut sebagai engage oleh karena diameter terbesar kepala sudah masuk pintu atas panggul. Bila puncak kepala masih belum mencapai ketinggian spina ischiadica maka keadaan ini ditandai dengan angka ( – ) , seperti station -2 berarti bahwa puncak kepala masih berada 2 cm diatas spina ischiadica

** Lihat Gambar Panggul
Bila puncak kepala sudah berada dibawah ketinggian spina ischiadica maka keadaan ini ditandai dengan ( + ), seperti station +2 berarti bahwa puncak kepala sudah berada 2 cm dibawah spina ischiadica. Station -3 menunjukkan bahwa kepala masih “mengapung” dan station yang lebih besar dari +3 menunjukkan bahwa kepala sudah mengalami “crowning” dan siap untuk dilahirkan. Pada primigravida, engagemen ( station 0 atau +1 ) umumnya sudah berlangsung beberapa hari ( atau beberapa minggu ) menjelang persalinan ; pada multigravida, station -2 atau -3 sering terjadi sampai menjelang persalinan atau bahkan saat dilatasi servik sudah hampir lengkap.

** Lihat panggul dan kepala janin
Kapan sebenarnya kepala janin bisa masuk panggul? Hal ini sepenuhnya terserah pada janin atau bayi Anda. Ya, janin dapat aja kepalanya masuk panggul lebih cepat atau lebih lambat dari biasanya, dan ini tidak berarti bahwa jika kepala janin Anda tidak masuk panggul sebelum persalinan dimulai, berarti ada masalah. Bahkan untuk pertama kalinya bagi ibu, kepala janin baru masuk panggul ketika persalinan dimulai, dengan kontraksi yang membantu membawa kepala janin turun ke bawah panggul secara perlahan.  Jadi sebenarnya tidak ada rumus yang menyatakan bahwa kepala janin harus masuk panggul terlebih dahulu supaya Anda bisa melahirkan secara normal. Karena pada dasarnya kepala janin akan masuk panggul ketika janin Anda suadah siap. Dan ini tak ada hubungannya dengan kemampuan tubuh Anda yang kurang atau janin Anda nakal. Karena pada dasarnya tubuh seorang wanita mempunyai pengetahuan yang sempurna untuk dapat melahirkan secara normal alami. Karena wanita di ciptakan untuk melahirkan.
Janin Anda tahu kapan waktu yang tepat baginya untuk menurunkan kepalanya – jadi percayai tubuh Anda dan janin Anda. Percayai bahwa mereka akan bekerja serentak secara harmonis ketika waktunya sudah tepat. Ingat Tubuh Anda dirancang untuk melahirkan alami, jadi janga khawatir. Jika Bayi saya tidak masuk panggul apakah berarti panggul saya terlalu sempit dan kecil untuknya? Tidak sama sekali. Hanya sejumlah kecil kasus dimana kepala janin tidak masuk panggul bahkan pada umur kehamilan 41-42 minggu, itu lebih mungkin bahwa janin Anda telah mengadopsi posisi yang sulit di panggul Anda daripada janin Anda yang terlalu besar untuk panggul, mengingat bahwa itu hanya masih Mungkin janin Anda hanya belum siap untuk masuk panggul. Bagi janin yang berada posisi sulit seperti posisi posterior atau lain, Anda juga dapat juga mencari terapi alternatif seperti hypnobirthing, chiropractic dan akupunktur untuk membantu memperbaiki posisi janin..
Untuk penjelasan lebih banyak tentang panggu sempit silahkan buka link di : http://www.bidankita.com/index.php?option=com_content&view=article&id=299:cepalo-pelvic-disoroportion-cpd-ketidak-sesuaian-janin-dan-panggul-ibu&catid=44:natural-childbirth&Itemid=56
Bagaimana dengan induksi?
Melakukan induksi pada janin dengan posisi kepala belum masuk panggul dapat menjadi bencana dan bumerang bagi semuanya. tidak hanya meningkatkan resiko gawat janin dan caesar, tetapi jika ketuban pecah gara-gara tindakan induksi dan posisi kepala janin masih tinggi tinggi / unengaged, prolaps tali pusat adalah risiko terbesar. Dimana tali pusat bisa turun terbawa arus air ketuban yang pecah dan bisa turun di bawah kepala janin dan bisa prolaps melalui vagina, sehingga ketika kepala janin turun besar kemungkinann tali pusat “tergencet” kepala sehingga secara otomatis bayi bisa kekurangan suplai darah dan oksigen, dan ini sangat fatal sekali. Sebuah kehamilan cukup bulan adalah 38 minggu sampai dengan 42 minggu, sehingga ketika janin Anda sehat dan Anda sehat, tidak ada alasan untuk menjadwalkan induksi setidaknya sampai saat itu, untuk memberikan janin Anda kesempatan terbaik untuk dilahirkan pada hari yang ia / dia putuskan adalah waktu yang paling tepat. Janin yang diinduksi pada  stasiun -5akan memberikan risiko 70-80% untuk operasi caesar. Jadi induksi sebaiknya dihindari, kepercayaan dan menunggu adalah obat terbaik. Apakah saya Perlu caesar? Posisi kepala janin belum masuk panggul bukan berarti bahwa akan terjadi sesuatu yang buruk dapal proses persalinan Anda. Jadi ketika Anda melakukan pelmeriksaan kehamilan dan bidan atau dokter kandungan Anda menyatakan bahwa kepala janin Anda belum masuk panggul (padahal seharusnya sudah masuk panggul), maka langkah yang harus And lakukan adalah berdayakan diri untuk mencari informasi untuk mengupayakan posisi janin Anda lebih optimal seingga kepala janin Anda bisa segera masuk panggul. Berjalan, berenang (gaya dada atau apa pun yang mana posisi perut ibu di bawah/telungkup!) naik turun tangga, goyang inul/ perlvic rocking, yoga, belly dance, hypnobirthing, dan masih banyak cara lain untuk mengupayakan hal ini seperti akupunktur atau chiropraktic. Namun meskipun demikan, Jangan terlalu memaksakan diri! Ingat – banyak wanita dengan kepala janin belum masuk panggul pada saat persalinan tetap dapat melahirkan dengan normal alami melalui vaginanya. Hal yang sangat disayangkan adalah dimana di dalam buku pelajaran kebidanan selalu menyebutkan bahwa kepala janin harus masuk panggul di umur tertentu yang mana akhirnya hal ini menjadi harga mati bahwa jika di umur tersebut kepala janin belum masuk panggul berarti ada sesuatu dan harus di siapkan untuk SC. Terlebih lagi banyak buku yang menyatakan bahwa mayoritas ibu primigravisa (hamil pertamakali) maka kepala janin hars sedah masuk ke dalam panggul beberapa minggu sebelum persalinan dimulai. Padahal sebenarnya tidak. Ketika Anda mampu memahami dan menggali akar masalahnya yang menyebabkan kepala janin belum mau masuk panggul maka Anda dapat menentukan pilihan dan langkah yang lebih bijak untuk memperbaikinya. Mari berdayakan diri Anda. Salam hangat Bidan Kita
Referensi: Diegmann EK, Chez RA, Danclair WG. “Station in early labor in nulliparous women at term.” J Nurse Midwifery. 1995 Jul- Aug;40(4):382-5. Takahashi K, Suzuki K. “Incidence and significance of the unengaged fetal head in nulliparas in early labor.” Int J Biol Res Pregnancy. 1982;3(1):8-9. Murphy K, Shah L, Cohen WR. “Labor and delivery in nulliparous women who present with an unengaged fetal head.” J Perinatol. 1998 Mar-Apr;18(2):122-5. Â

0

sudah berapa persen mama papa siap menyambut km?

Yaa beginilah dek persiapan mamah.. Papah kerja.. Mama cm sempet beli baju n peralatan kamu via online shopping😀.. 

Baju2 lucu,  berburu pampers diskonan pula😀

Eh itu ada si Kevin.. Dia yg 3 hari ini nemenin mama bobo pas ldr an sm papa. . Tp mama baru aja kena cakar karna dia mau naik ke kasur ga bilang2😦

Hmm.. Apa lagiii yaa yg mama belum siapin? 

0

Kelas Hypnopregnancy

Hari ini kita sekolah yaa dek.. Kita ikut kelas hypnopregnancy biar pinterr.. Hehe.. Biar nanti pas persalinan ga kikuk.. Minimal punya ilmu nya.. Karna s egala sesuatu kan butuh ilmunya.. Apalagi melahirkan,  nanti pas saatnya ga tau teknik nya kan berabe.. Xixixi.. 

Sabtu minggu lalu kita udah ikut kelas senam hamil. Ada sekitar 11 orang yg ikut kelas hamil, yang semuanya ibu muda anak pertama :) 

Sekarang kelas hypnopregnancy yang ikut 2 orang aja dek..