Leadership – Kepemimpinan

KEPEMIMPINAN DI DALAM ORGANISASI

 

Kepemimpinan adalah Suatu seni atau proses mempengaruhi sekelompok orang sehingga mereka mau bekerja dengan sungguh- sungguh untuk meraih tujuan kelompok.

(H. Koontz dan Cyril O’Donnel (1982))

TIPE  –  TIPE PEMIMPIN

  1. Tipe  Pemimpin Militeristis
  2. Tipe Pemimpin Otokratis
  3. Tipe  Pemimpin Fathernalistis
  4. Tipe  Pemimpin Demokratis

 

TIPE MILITERISTIS

Ciri – ciri tipe pemimpin militeristis :

  1. Menuntut disiplin yang tinggi dan kepatuhan mutlak dari bawahan
  2. Menggemari upacara – upacara untuk berbagai keadaan
  3. Dalam menggerakkan bawahan yang telah ditetapkan perintah digu
  4. nakan sebagai alat utama.
  5. Senang kepada formalitas yang berlebihan.

 

TOKOH YANG MENGANUT TIPE MILITERISTIS DALAM SISTEM KEPEMIMPINAN

 

   

Ciri – Ciri Pemimpin Otokratis :

  1. Menganggap bahwa organisasi adalah  milik pribadi
  2. Menganggap bahwa bawahan adalah alat semata mata
  3. Mengidentikkan tujuan pribadi dengan tujuan organisasi
  4. Tidak mau menerima kritik, saran, dan pendapat dari orang lain, karena dia menganggap dialah yang paling benar.

 

ž  Meredam oposisi

  1. Membangun dan memperluas konsep dwifungsi ABRI
  2. Mengontrol gerakanmahasiswa
  3. Mulut pers pun dibungkam

 

TIPE OTOKRATIS

   

Ciri – Ciri Pemimpin Otokratis :

  1. Menganggap bahwa organisasi adalah  milik pribadi
  2. Menganggap bahwa bawahan adalah alat semata mata
  3. Mengidentikkan tujuan pribadi dengan tujuan organisasi
  4. Tidak mau menerima kritik, saran, dan pendapat dari orang lain, karena dia menganggap dialah yang paling benar.

TOKOH YANG MENGANUT TIPE OTOKRATIS DALAM SIstEM KEPEMIMPINAN

 

   Sistem pemerintahan Hitler sebelum perang Dunia II

  1. pemerataan ekonomi, meningkatkan lapangan pekerjaan dan sarana sarana umum serta proyek-proyek umum
  2. membunuh semua penentangnya
  3. menyalahkan, menyerang, dan membunuh orang komunis dan Yahudi

 

Tipe Fathernalistis

Ciri – ciri tipe pemimpin fathernalistis :

  1. Menganggap bawahannya sebagai manusia yang tidak dewasa
  2. Bersikap terlau melindungi bawahan
  3. Jarang memberikan kesempatan kepada bawahanya untuk mengembangkan inisiatif daya kreasi.
  4. Sering menganggap dirinya maha tahu

 

TOKOH YANG MENGANUT TIPE FATHERNALISTIS DALAM SISTEM KEPEMIMPINAN

 

—  Gus Dr selama masa pemerintahannya

  1. Mereformasi militer
  2. Reformasi kabinet
  3. Kunjungan luar negeri
  4. Kebijakam politik yang bertentangan dengan UUD 1945

TIPE DEMOKRATIS

Ciri – ciri Tipe Demokratis :

  1. Dalam proses menggerakkan bawahan selalu bertitik tolak dari pendapat bahwa manusia adalah makhluk yang termulia di dunia.
  2. Selalu berusaha menselaraskan kepentingan dan tujuan pribadi dengan kepentingan organisasi
  3. Senang menerima saran, pendapat, dan bahkan kritik dari bawahannya
  4. Lebih menitikberatkan kerjasama dalam mencapai tujuan

TOKOH YANG MENGANUT TIPE DEMOKRASI DALAM SISTEM KEPEMIMPINAN

 

     SBY di masa pemerintahannya

  1. Menguatnya kosolidasi demokrasi Indonesia
  2. Pemilihan presiden secara langsung oleh rakyat

 

KEKUASAAN

Kekuasaan adalah kemampuan seseorang dalam mempengaruhi orang lain agar dapat bertindak sesuai dengan keinginan orang yang mempengaruhinya.

Oleh karena itu Pemimpin Dalam mempengaruhi orang lain tidak hanya memiliki kekuasaan tetapi juga harus memiliki kewenangan.  ( George Terry )

Wewenang

Ò  Wewenang adalah kekuasaan resmi / kekuasaan pimpinan untuk menyuruh pihak lain (bawahan) supaya bertindak dan taat terhadap pihak yang memiliki wewenang itu (G.R.Terry).

Ò  Pemimpin tanpa wewenang bagaikan orang bekerja tanpa alat.

 

HUBUNGAN KEKUASAAN DAN WEWENANG

Kekuasaan dan wewenang memiliki keterkaitan satu sama lain untuk dapat mempengaruhi orang lain dalam suatu organisasi.

 Kepemilikan atas wewenang menjadikan seseorang mempunyai hak untuk mempengaruhi orang lain sehingga organisasi tersebut dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan oleh organisasi.

 

Pengambilan Keputusan

    1. Inti tugas pemimpin adalah  pengambilan keputusan .  Sikap pemimpin terhadap pengambilan keputusan adalah tingkah laku yang dilakukan oleh pemimpin pada waktu membuat keputusan.

                                                                                                      

  

    2. Semakin tinggi kedudukan sesorang dalam organisasi    maka semakin besar bobot dari keputusan yang  diambilnya.

 

 

 

Pengambilan Keputusan Kepemimpinan yaitu :

Pemimpin memberikan keputusan yang ada pada dirinya namun disini pemimpin memberikan kesempatan pada bawahan untuk memberikan pendapat dan keputusan akhir tetap berada ditangan pemimpin sebagai pemegang tanggung jawab penuh.

 

KARENA KEPUTUSAN YANG KELIRU

(KARENA KEGAGALAN MEMILIH ALTERNATIF

PENYELESAIAN MASALAH YANG BAIK)

MAKA PERJALANAN YANG MESTINYA DAPAT  TERSELESAIKAN DALAM 2 TAHUN, BARU RAMPUNG DALAM 40 TAHUN LEBIH.

 

Hukum- hukum Kepemimpinan Sejati

  1. Hukum Katup

                Kemampuan memimpin menentukan tingkat keefektifan seseorang.

  1. Hukum Pengaruh

                Ukuran sejati dari kepemimpinan adalah pengaruh

3         Hukum Proses

                Kepemimpinan berkembang dalam setiap hari   bukan dalam sehari

4         Hukum Navigasi

                Siapapun dapat mengemudikan kapalnya namun hanya pemimpinlah yang dapat menentukan arahnya.

—  Pendidikan umum yang luas

—  Kemampuan berkembang secara mental

—  Ingin tahu

—  Kemampuan Analistis

—  Memiliki daya ingat yang kuat

—  Keterampilan dalam komunikasi

—  Keterampilan mendidik

—  Mempunyai naluri untuk prioritas

—  Sederhana

—  Berani

—  Tegas

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s